Analisis Ketimpangan Pembangunan Pendidikan Antarkecamatan Berdasarkan Tipologi Klassen di Kabupaten Bogor

Farah Nur Amalia

Abstract


Ketimpangan pembangunan pendidikan masih menjadi permasalahan serius di Kabupaten Bogor yang memiliki 40 kecamatan dengan karakteristik geografis sangat beragam. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola ketimpangan pembangunan pendidikan antarkecamatan menggunakan pendekatan Tipologi Klassen berdasarkan data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Indeks Pendidikan periode 2020-2023. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan analisis spasial, mengolah data sekunder dari BPS Kabupaten Bogor yang mencakup Harapan Lama Sekolah (HLS), Rata-rata Lama Sekolah (RLS), dan IPM. Hasil penelitian menunjukkan distribusi kecamatan yang tidak merata dengan polarisasi jelas antara kecamatan maju dan tertinggal. Sembilan kecamatan berada di Kuadran I (maju dan tumbuh cepat) yang terkonsentrasi di wilayah utara dan timur dekat pusat pertumbuhan ekonomi, sementara kecamatan di Kuadran IV (tertinggal) tersebar di wilayah selatan dan barat dengan topografi sulit dan infrastruktur terbatas. Ketimpangan ini dipengaruhi oleh kondisi ekonomi wilayah (PDRB), kualitas infrastruktur jalan yang menurun drastis lebih dari 75% selama 2018-2022, aksesibilitas geografis, serta disparitas fasilitas pendidikan dan tenaga pendidik. Penelitian ini merekomendasikan kebijakan pembangunan pendidikan berbasis karakteristik wilayah, termasuk perbaikan infrastruktur, alokasi anggaran proporsional, dan penerapan kebijakan afirmatif untuk kecamatan tertinggal guna mencapai pemerataan kualitas pendidikan yang berkelanjutan.

Kata Kunci: Ketimpangan Pendidikan, Tipologi Klassen, Pembangunan Wilayah, Kabupaten Bogor, Indeks Pendidikan.


References


Abduh, M., Basiru, A. A., Narayana, M. W., Safitri, N., & Fauzi, R. (2022). Potret pendidikan di daerah terpencil Kampung Manceri Cigudeg Kabupaten Bogor. Jurnal Citizenship Virtues, 2(1), 291–300. https://www.jurnal.stkipkusumanegara.ac.id/index.php/citizenshipvirtues/article/view/1364

Adriawan, B., & Prayogi, A. (2023). Dinamika pembangunan pendidikan di Kota Bogor pada era Orde Baru. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Humaniora, 9(2), 17–39. https://josths.id/ojs3/index.php/paradigma/article/download/345/207

Bappedalitbang Kabupaten Bogor. (2025). Laporan akhir analisis indeks pembangunan manusia (IPM) dan produk domestik regional bruto (PDRB) 40 kecamatan di Kabupaten Bogor tahun 2025.

Hendajany, N., & Riza, D. (2023). Analisis ketimpangan pendidikan di Jawa Barat dengan model imbal jasa pendidikan. Jurnal Ekono Insentif, 17(2), 123–134. https://doi.org/10.36787/jei.v17i2.1183

Pugu, M. R., Elmiwati, & Rukimin. (2025). Ketimpangan pendidikan di Indonesia: Studi kebijakan dan evaluasi inovasi untuk menjembatani perbedaan kelas sosial. Jurnal Pembelajaran Dan Pengembangan Diri, 5(3), 295–304. https://ojs.berajah.com/index.php/go/article/view/610

Sihombing, R. S. T., & Kusuma, N. P. (2022). Pemerataan pendidikan: Studi kasus 34 provinsi di Indonesia. Parahyangan Economic Development Review, 1(2), 143–151. https://doi.org/10.26593/pedr.v1i2.6670

Wahyudi, L. E., Mulyana, A., Dhiaz, A., Ghandari, D., Putra Dinata, Z., Fitoriq, M., & Hasyim, M. N. (2022). Mengukur kualitas pendidikan di Indonesia. Ma’arif Journal of Education, Madrasah Innovation and Aswaja Studies, 1(1), 18–22. https://jurnal.maarifnumalang.id/index.php/mjemias/article/view/3




DOI: https://doi.org/10.62389/bina.v4i2.132


View My Stats

Bina : Jurnal Pembangunan Daerah is licensed under CC BY-NC 4.0