Evaluasi Domain Kesehatan dalam Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Kabupaten Bogor Tahun 2025

Dhita Virgina Simanjuntak

Abstract


Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) merupakan instrumen strategis untuk mengukur capaian pembangunan pemuda secara komprehensif melalui beberapa domain utama, salah satunya domain kesehatan yang berperan fundamental dalam mendukung produktivitas, keberlanjutan pendidikan, dan kesiapan kerja pemuda. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian domain kesehatan dalam Indeks Pembangunan Pemuda Kabupaten Bogor tahun 2025 serta mengkaji implikasinya terhadap perencanaan pembangunan daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari hasil pengukuran IPP Kabupaten Bogor tahun 2025, dengan fokus analisis pada posisi domain kesehatan dalam struktur IPP dan capaian indikator penyusunnya yang meliputi angka kesakitan pemuda, perilaku merokok, aktivitas fisik, dan kesehatan reproduksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai domain kesehatan IPP Kabupaten Bogor sebesar 40,52 masih berada di bawah capaian beberapa domain lainnya dan berkontribusi terhadap nilai IPP Kabupaten Bogor secara keseluruhan sebesar 56,63, yang menunjukkan adanya ketimpangan capaian antar domain pembangunan pemuda. Rendahnya capaian domain kesehatan terutama dipengaruhi oleh tingginya perilaku berisiko kesehatan di kalangan pemuda serta masih ditemukannya permasalahan kesehatan reproduksi. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan pembangunan kesehatan pemuda perlu menjadi bagian integral dari perencanaan pembangunan daerah agar pembangunan pemuda dapat berlangsung secara lebih seimbang dan berkelanjutan di Kabupaten Bogor.

Kata Kunci: Indeks Pembangunan Pemuda, Domain Kesehatan, Kesehatan Pemuda, Pembangunan Daerah, Kabupaten Bogor

References


Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Bogor. (2025). Laporan evaluasi indeks pembangunan pemuda Kabupaten Bogor tahun 2025.

Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik pemuda Indonesia 2024. https://www.bps.go.id/id/publication/2024/12/16/statistik-pemuda-indonesia-2024.html

Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications. https://us.sagepub.com/en-us/nam/research-design/book255675

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. (2023). Pedoman penghitungan indeks pembangunan pemuda (IPP). https://www.kemenpora.go.id/page/indeks-pembangunan-pemuda

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas. (2023a). Pembangunan sumber daya manusia dalam RPJMN 2020–2024. https://www.bappenas.go.id/id/profil-bappenas/sistem-perencanaan-pembangunan-nasional/rpjmn-2020-2024

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas. (2023b). Transformasi digital dalam pembangunan nasional.

Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. (2023). Industri manufaktur dan transformasi digital.

Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Bogor. (2025). Laporan akhir sustainable development goals (SDGs) Kabupaten Bogor tahun 2025.

Setiawan, A., & Hidayat, R. (2022). Transformasi digital industri manufaktur dalam meningkatkan daya saing daerah. Jurnal Perencanaan Pembangunan Indonesia, 6(2), 145–158. https://jurnal.bappenas.go.id/index.php/jppi

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=1134569

United Nations Development Programme. (2021). Youth and health in the SDGs framework. https://www.undp.org/publications/youth-and-health-sdgs-framework

United Nations Development Programme Indonesia. (2021). Tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) Indonesia. https://www.id.undp.org

Widodo, T., & Hidayat, S. (2023). Digitalisasi pembangunan daerah sebagai strategi penguatan ekonomi regional. Jurnal Pembangunan Daerah, 7(1), 1–15. https://ejournal.kemendagri.go.id




DOI: https://doi.org/10.62389/bina.v4i2.134


View My Stats

Bina : Jurnal Pembangunan Daerah is licensed under CC BY-NC 4.0